Tampilkan postingan dengan label Apa aja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apa aja. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Maret 2015

Euphorbia


flower. Euphorbia. Sma. No edit.

Minggu, 22 Februari 2015

Pantai Sanur

Pantai Sanur. Bali. Siang. No edit.

Circle K

Circle K. Favorite. Denpasar. Bali.


Selasa, 17 Februari 2015

Anggrek
























Anggrek. Depan rumah.

Minggu, 15 Februari 2015

Donor Darah

Tanggal 7 Februari, di SMA saya mengadakan kegiatan donor darah dan tes golongan darah. Kegiatannya anak-anak PMR tuh. Saya yang memang belum pernah donor darah, tertarik. Untungnya semua persyaratan awal memenuhi (usia, berat badan, haid atau tidak). Berangkatlah ke ruangan donornya, yang ambil lokasi di salah satu lab di sekolah.
Petugas mencatat data diri saya, lalu mengarahkan ke dalam untuk periksa tekanan darah dan Hb (hemoglobin). Debar-debar, saya berharap semoga semuanya memenuhi syarat.
Saya duduk di depan seorang ibu petugasnya. Beliau memeriksa tekanan darah saya, dan hasilnya 100/70. Rendah ya itu? Ibu petugasnya mulai ragu. Beliau memeriksa kadar Hb. Hasilnya, aman tuh, 12.7 Si ibu menjelaskan, dengan tekanan darah sekian, sebenarnya tidak apa, cuma karena ini yang pertama untuk saya, jadi kurang berani, sepertinya.
"Tapi saya pengen banget donor bu", mohon saya pasang muka memelas. Berhasil.
"Iya deh nggak apa-apa. Tapi mbaknya sehat kan? Fit? Nggak pusing?"
"Fit kok bu" yakin saya kepadanya dan petugas donor.
Dan yang bikin saya pusing bukan tekanan darah, tapi menunggu antrian yang lama, ditambah banyak orang dalam ruangan lalu lalang nggak jelas.
Setibanya giliran saya, saya baring di bed, bismillah. Mbak petugasnya mulai bekerja. Jarum yang terhubung pada selang dan ampul, menusuk permukaan kulit di lengan kanan saya. Sakit sedikit.
Dari sedikit selang yang menempel di permukaan kulit, saya bisa merasakan hangat darah saya mengalir. Wow. Excited. Baru pertama sih yaa :D Darahpun mengisi kantong ampul.
Tidak lama, kurang lebih lima belas menit, donor selesai. Jarum dilepas dan ditutup dengan kapas plester. Saya disuruh berbaring sebentar, lalu dipersilakan keluar. Dibekali lima kaplet kapsul penambah darah, popmie, wafer tanggo, sama minuman botol lupa namanya.
Lega... dan senang rasanya.

Selasa, 03 Februari 2015

'Ketat' urusan duit :p

Sore tadi, saya membeli sesuatu di apotek. Sesuatu itu adalah alkohol, yang akan saya gunakan untuk membersihakn luka. Apoteknya tidak jauh dari rumah. Ada hal menarik yang ingin saya bagikan. Simak-simak...

Sy: mbak ada alkohol?
Mb': ada. yang botol besar apa kecil?
Saya pikir mau ditanyain yang berapa persen, bukan
Sy: yang kecil aja.
Mbaknya ngambil di etalase lemarinya, terus dibungkus pake plastik bening
Sy: berapa mbak?
Mb': enam ribu
Setangkap dengar telinga saya emang enam ribu. Tak kasih dua lembar lima ribuan. Harusnya dapat kembalian berapa pemirsaaaa???
Iyap, empat ribu.
Tapi si mbaknya kasih saya tiga ribu.
'Lah piye seh' batin saya, 'regane nemewu opo pitungewu, kok disusuki telungewu?'
Saya pun ngecek, sambil nerima uang tiga ribu itu
Sy: Emm, tujuh ribu ya mbak.
Bukan kalimat pertanyaan seh sebenernya, cuma nadanya saya buat agak nggantung :p
Terus mbaknya agak bingung, mulai sadar paling.
Mb': eh, enam ribu. oh kurang seribu kembaliannya ya
Terus mbaknya ambil uang kekurangannya
Sy: oh. iyah, makasih mbak
Saya terus pulang

Oke. Dimana menariknya?
Point: disini saya termasuk yang 'ketat' soal urusan duit :D (ya sayang ya? ;)). Mungkin ada yang bilang, 'ikhlasin aja, cuma seribu'. Ada sebagian orang akan menganggapnya sedekah. Masalahnya bukan ikhlas gak ikhlas, atau mau gak mau sedekah. Tapi menurut saya, liat konteksnya. Sedekah ya sedekah, jual beli ya jual beli.

Si mbak kan jualan, ada barangnya, ada harganya dan saya pembelinya, sayangnya :D. Pembeli membayar senilai barang yang dibeli, pas. Kan? Lain kasusnya kalo kaya model di toko-toko besar yang kalo ada kembalian receh, pake ditawarin 'seratusnya boleh disumbangkan?' Ini mending, masih ada ijinnya. Nah tadi mbaknya diem aja ee :D

Kalau sedekah, ada 'tempatnya'. Maksudnya, saya nggak pengen dengan cara di atas, terus ujug-ujug saya menganggapnya sedekah. Sedekahnya diniatin, tulus, dikasih ke yang tepat. Kan jauh lebih baik.

Saya gak berprasangka si mbak mau gimana-gimana, saya meyakini dalam hati, mbaknya lagi lupa, lain kali jangan lupa lagi ya mbaaak :D Udah, gitu gampangnya.

*gak jelas*

Kamis, 29 Januari 2015

Kabel

Oke, saya nggak lagi pegang atau sok-sok--an masang kabel
Baca, dan ambil apa yang bisa diambil

Beberapa minggu lalu, saya diajak bapak, ke toko elektronik
Ada beberapa yang akan dibeli untuk melengkapi kebutuhan instalasi listrik di rumah
Yang lagi sibuk-sibuknya direnovasi
Diantaranya beli kabel

"Berapa meter pak?" si masnya nanya ke bapak
"Dua puluh dua meter" jawab bapak

Lalu pelayan itu mengambil ujung kabel pada gulungan besar dan menempelkannya pada tepian lemari -yang sudah ada meterannya-, mulai mengukur
Saya yang agak nggak percaya, ikut ngitung dalam hati
Oke 22, dimulai dari 1,
2,
3,
4,
...
10,
11.

Terus pelayannya berhenti.
Loh kan belum selesai? Belum 22? protes saya dalam hati, untungnya
Tau apa yang pelayannya lakukan? Setelah hitungan 11, kabelnya dilipat dan diulur sisanya sampai ketemu ujungnya, lalu dipotong.
Ohhh...saya baru ngeh, 22 itu dua kalinya 11. Biar gak lama ngitungnya dan ngulurnya juga ya.
Ah, kalo saya jadi pelayannya, beneran tak itung sampe 22 deh. Hehe

Terus dimana bagusnya nih posting, huh?

Bahwa untuk mencapai 22 tidak selalu dengan 1x22, tapi bisa 2x11
Bahwa untuk mencapai suatu tujuan/kenginan, tidak selalu harus dengan cara yang sama dan itu-itu saja, tapi many other ways yaa, dan sama-sama berhasil.

Kamis, 12 Juni 2014

Kondur

Kondur,ibu menyebutnya,,,
Gak tau bahasa bakunya,
kata KONDUR pun tak yakin sebenarnya dalam bahasa apa,jawa atau madura
Ibu mengolahnya menjadi manisan,lezaaat...
Seperti ini bentuknya
Pohonnya merambat, bentuk dan tekstur buah seperti pepaya muda, warna daging buah hijau seperti mentimun, begitu pula bijinya
Barangkali ada yang tau?

Selasa, 10 Juni 2014

Kurang Kerjaan


Yah begitulah pekerjaan saya akhir-akhir ini
Tapi menyenangkan

Jumat, 24 Januari 2014

Add 'em Up

Beberapa hari kemarin
Aku dikasih game sama mas Hend
Lumayan banyak si
Game-game itu bukan dalam bentuk portable
Jadi mesti diinstal dulu


Baca nama-nama filenya
Tertarik sama nama satu game: Add 'em Up
Pikirku lucu paling, dari namanya aja unik

Langsung ku instal
Dan pas mainnn
Eeeaaalaaa... gamenya macam menghitung-hitung kaya ini




Jadi aku harus menemukan dan menjumlahkan angka 

Yang hasilnya sama dengan angka di kotak sebelah
Misal 7, cari angka yang dalam kotak bisa berjumlah 7 atau 17 atau 27
Haha...itu bikin pusing
Makasih lho sayang gamenya :D

Jumat, 22 Juni 2012

Cake for you!

Dan tangan kamipun tak sabar untuk menghasilkan rupiah
Berwirausaha dalam lingkup yang tak bisa diukur besar sih
Hanya menyatukan enam teman2 kos
Bersama membangun bisnis ini -hallah-

Iyap, kami -DualimaempaD Teams- memproduksi kue untuk dijual,hehe...
Cake for you

Yang manis ada Brown_nice (Brownies kukus)
Cake yang cokelaaaaat banget
Yang gurih ada Midle_Hot (Misoa goreng-tahu,bihun,sayur,telur)
Kami menyebutnya demikian karena rasa pedasnya yang tak begitu

Dari sajian ini, percaya gak percaya,
Keduanya bikin "nagih" alias ketagihan

Untuk harganya, tak perlu khawatir
Telah kami sesuaikan dengan kantong pasar kami
Tak lain adalah kalangan mahasiswa
Rp 1500 untuk Brown_nice yang cokelat banget
dan Rp 1000 untuk Midle_hot yang gurih abis

Mahal???
Hmmm...akan sebanding kalo nyoba beli dulu
Setelah tau rasanya
Dijamin, lupa kalo udah bilang mahal :-)

Oia,
Kamipun melayani pesanan
Baik dalam skala besar maupun kecil
Buat acara-acara besar, surprise ulang tahun orang terdekat, atau buat cemilan aja...

Menyenangkan...

Selasa, 01 Mei 2012

Waduh, bingung ngatur blog nih...

Iyak,,,beberapa waktu lalu, ditawari pengaturan blog terbaru
Eh jadinya sekarang bingung,
Yang biasanya dah tampil semua, ni malah sembunyi2 aplikasinya
Kayaknya lebih enak dan nyaman pengaturan blog yang dulu deh..
Nih mah ribet...
Bisa nggak ya diubah lagi ke pengaturan yang dulu???

Kamis, 17 Maret 2011

Banyak yang mau di ceritakan..

Apa ya kok lupa... :)


Kini mulai serius menjalani bisnis pulsa,
Nabung buat mewujudkan keinginan beli printer,
Semoga diberi kelancaran, amin

Kuliah dengan tugas2nya,
Alhamdulillah satu per satu selesai
Berniat kuat untuk rajin belajar
Lebih disiplin melakukan semuanya

Amanah di kepanitiaan juga sudah di pundak
Beri aku kekuatan Ya Allah...
Untuk mengembannya

Di kos,,
Rumah penghapus semua lelah,sedih,marah, dan bosan
Sangat menyenangkan =)

Bersama dirinya
Sedikit capek setelah kejadian kemarin
Tapi sekarang sudah reda
Aku minta dia terima aku apa adanya
-tanpa ada label sempurna -
Aku juga harus bisa terima dia apa adanya
Aku percaya ini akan berjalan baik,
Jika aku bisa lebih memahaminya
Daripada pemahamannya terhadapku


Kenapa sih?

Aku rasa tak perlu untuk kuceritakan disini
Bagaimana rasanya
Ingin kusimpan dan kubiarkan ia hilang dengan sendirinya

Kamis, 17 Februari 2011

Flanel Well's

Hahaha...kuputuskan itu sebagai nama flanelku...
Suatu bentuk karya seni sederhana menurutku,
Namun sangat bernilai dan akrab di khalayak umum

Terinspirasi dari kakak kosku,
Lalu mbak Endriana pemilik Griya Terampil,
Dan Urfi sahabatku yang juga bertekur di karya ini

Tapi,,,
Ndak berniat untuk menjadikannya ladang bisnis
Entah,,pengen aja bikin,
Terus dikasih ke temen2, ke saudara, keponakan, pacar (ihirrr...) dll.
Serrruuuu...

Siapa lagi yang pengen dikasih...?

(gaya banget!baru dapat 4 aja...)

Mau tau apa aja,ini:
Masih kasar sih.



Puisinya

Jika saya bercerita sekarang,
Maka itu hanya akan membuat sebagian orang memaklumi saya,
Dan sebagian lagi akan tetap menyalahkan saya,
Tetapi itu juga akan membuat mereka memaklumi dunia yang seharusnya tidak dimaklumi,
Dan tidak ada yang dapat menjamin apakah semua dapat memetik hal yang baik dari kemakluman itu,
Atau hanya akan mengikuti keburukannya,
Maka lebih baik saya diam.

Jika saya bersuara sekarang,
Maka itu akan membuat saya terlihat sedikit lebih baik,
Dan beberapa lainnya terlihat lebih buruk sebenarnya,
Maka lebih baik saya diam.

Jika saya berkata sekarang
Maka akan hanya ada caci maki,
Dari lidah ini dan teriakan kasar tentang kemuakan,
Serta cemoohan hina pada keadilan,
Maka lebih baik saya diam.

Saya hanya akan berkata pada Tuhan,
Bersuara pada yang berhak,
Berkata pada diri sendiri,
Lalu diam kepada lainnya,
Lalu biarkan seleksi Tuhan bekerja pada hati setiap orang.


Ini puisi Ariel.
Suka sama isinya.Dalam.

11 Januari (lewat)...

11 Januari

pernikahan reny sutiyoso,

masak omelet min

ujian komunikasi ditunda 1 jam kemudian,

ngenet gratis di lantai 2,

"KONFLIK",(males...!)

maem bareng kakak2 terdekat,

end...

let's learn!

11 januari lewat...

Bismillah...

Assalamualaikum untuk saudara-sausariku yang membaca blog ini.




Alhamdulillah...terlaksana sudah rencana pembuatan blog ini.

Kenapa baru bikin blog?
Pertama emang udah dari dulu pengen, tapi ndak ndang kesampaian, males dan suka sibuk karepe dewe.
Tapi setelah someday ago ditunjukin blognya mbak sepupu, diperlihatkan blognya temen dan kakak tingkat, trus pengen, akhirnya semangatnya balik lagi.

Saudara, sahabat, teman yang paling baik adalah yang saling menginspirasi satu sama lain.

Eumm,,,kenapa dikasih nama madingneni?
Jawabnya, biar sama kaya mading di kamar kos.(hee...)
Ndak perlu ribet mikir nama baru.

Ingredient nya eummm...coretan2 kehidupan lah dan lain2 mungkin.
Sak kerso sing nulis...

Kok banyak pake bahsa Jawa?
Suka! =)


Awal yang baik!
Lanjutkan di mading-mading berikutnya.