Aqidah >> mengikat meyakini perbuatan yang benar; perbuatan/kepercayaan hati terhadap kebaikan
"Lailahailalloh", masuk surga ada syaratnya, yaitu:
- Orangnya harus berilmu (HR Muslim)
- Yakin, hanya Alloh yang patut disembah (Al-Hujarot:12)
- Harus menerima sepenuh hati apa yang ada dalam Al-Quran dan Sunnah
- Tunduk dan patuh sepenuhnya (Luqman:22)
- Jujur
- Kecintaan >> senang mengamalkan apa yang diperintah oleh Alloh
- Ikhlas
Pengaruh kalimat syahadat: menjadikan perubahan pada diri kita seperti
- Dari bodoh menjadi pintar (berilmu). Dari Musab bin Umay, "Yang pintar bukan yang kaya tapi yang mengerti agama"
Tiga tauhid (mengesakan):
1. Tauhid Uluhiyah: yakin Alloh yang disembah
2. Tauhid Rububiyah : Alloh yang menjadikan hambaNya mulia, rizki, berilmu
3. Tauhid Asma wa Syifa : meyakini Alloh punya nama dan sifat-sifat
- Dari yang hina menjadi mulia, karena power of syahadat. Contohnya dalam kisah Bilal, Riba'i bin Amir utusan Rosul untuk mengirim surat ke raja.
- Dari yang lemah menjadi kuat. Contohnya hamzah, Umar bin Khatab, Sa'ad bin Abi Waqash akidahnya kuat.
- Dari yang fakir menjadi kaya.
- Dari keompok yang dulu berpecah belah menjadi bersatu.
By. Ustadzah Nur Aufa Hayati
Tampilkan postingan dengan label Islamku Agamaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islamku Agamaku. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Februari 2015
Senin, 02 Februari 2015
Adab-Adab Majelis
Majelis >> berkumpul lebih dari dua orang
Al Mujadilah 11: 'berlapang-lapanglah dalam majelis'
Adab-adabnya:
- Datang tepat waktu >> ucapkan salam saat datang dan pergi
- Duduk tenang, tidak bergurau, tidak duduk di tengah (kalo duduknya melingkar)
- Jangan suka komentar, baik itu berupa kekaguman apalagi menjelekkan
- Bicara teratur, sopan, dan tidak memotong pembicaraan
- Saling menghormati pendapat orang lain
- Lemah lembut dan selalu ramah
- Boleh bertanya untuk orang lain tahu (maksudnya dengan pertanyaan kita, akan menambah pengetahuan yang lain, mungkin :))
- Bila meninggalkan majelis, izin ke pemimpin majelis (An Nur:62)
- Tidak boleh menduduki tempat orang lain bila orang itu akan kembali tanpa ridhonya
- Berdoa dengan doa kafaratul majelis.
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada tiada Tuhan melainkan Engkau, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih).
*Beberapa posting ke depan akan ada label baru. Islamku Agamaku. Cerita singkatnya, waktu kemarin beres-beres kamar, nemuin catatan waktu kajian, di kampus, dulu. Khawatir hilang, jadi dipindahkan ke blog ini aja. Aman dan nambah iman :)
Al Mujadilah 11: 'berlapang-lapanglah dalam majelis'
Adab-adabnya:
- Datang tepat waktu >> ucapkan salam saat datang dan pergi
- Duduk tenang, tidak bergurau, tidak duduk di tengah (kalo duduknya melingkar)
- Jangan suka komentar, baik itu berupa kekaguman apalagi menjelekkan
- Bicara teratur, sopan, dan tidak memotong pembicaraan
- Saling menghormati pendapat orang lain
- Lemah lembut dan selalu ramah
- Boleh bertanya untuk orang lain tahu (maksudnya dengan pertanyaan kita, akan menambah pengetahuan yang lain, mungkin :))
- Bila meninggalkan majelis, izin ke pemimpin majelis (An Nur:62)
- Tidak boleh menduduki tempat orang lain bila orang itu akan kembali tanpa ridhonya
- Berdoa dengan doa kafaratul majelis.
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa’atubu ilaikArtinya:
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada tiada Tuhan melainkan Engkau, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih).
*Beberapa posting ke depan akan ada label baru. Islamku Agamaku. Cerita singkatnya, waktu kemarin beres-beres kamar, nemuin catatan waktu kajian, di kampus, dulu. Khawatir hilang, jadi dipindahkan ke blog ini aja. Aman dan nambah iman :)
Langganan:
Postingan (Atom)